NYERI PADA JARI JARI TANGAN DAN KAKI PADA PAGI HARI? – RS. MITRA MEDIKA PREMIERE

RS. Mitra Medika Premiere

Artritis/ Radang sendi adalah gangguan yang terjadi pada sendi, gangguan tersebut dapat menyebabkan peradangan pada satu atau beberapa sendi yang menyebabkan sendi kaku dan sulit digerakkan.
Keluhan ini Ini dapat terjadi pada kedua sendi kecil (misalnya jari) dan sendi besar (misalnya pinggul atau lutut). Sendi dapat menjadi kaku atau cacat, yang mengakibatkan mobilitas menurun dan disabilitas meningkat.
Radang sendi adalah salah satu masalah kesehatan yang memiliki banyak variasi. Terdapat lebih dari 100 jenis radang sendi atau arthritis yang penyebab dan perawatannya berbeda satu sama lain. Tergantung jenisnya, problem kesehatan ini bisa menyerang siapa saja dan dapat berkembang menjadi masalah yang lebih serius hingga mengganggu kehidupan sehari-hari.

Apa Penyebab dari Radang sendi?

Penyebab radang sendi bermacam – macam. Diantaranya infeksi, penyakit degeneratif, penyakit autoimun, dan penumpukan batu kristal asam urat
Berdasarakan penyebabnya, radang sendi dibedakan menjadi dua jenis :
a. Osteoarthritis
Osteoarthritis merupakan jenis radang sendi yang paling umum dan rentan menyerang lansia. Kondisi ini terjadi karena bagian tulang rawan mengalami pengikisan dan terjadi dalam waktu yang lama. Infeksi atau cedera sendi juga menjadi salah satu penyebab proses peradangan ini
b. Rheumatoid Arthritis
Reumathoid arthristis merupakan salah satu penyakit penyakit autoimun, artinya sistem kekebalan tubuh seseorang menyerang lapisan kapsula sendi ( suatu jembran yang membungkus seluruh sendi). Ketika sistem imun menyerang membran ini, maka terjadilah peradangan dan pembengkakan. Perjalanan inilah yang akan merusak tulangrawan dari sendi.

Siapa saja yang beresiko terkena radang sendi?

Sejumlah faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang menderita radang sendi, yaitu:
o Aktivitas fisik yang berlebih
o Kelebihan berat badan dan obesitas
o Bertambahnya usia
o Jenis kelamin Wanita
o Riwayat cedera sebelumnya

Apa saja Gejala Radang Sendi?

Jika Anda mengalami osteoartritis, makasemakin hari akan semakin bertambah buruk. Pada sore hari, Anda akan merasa sakit sekali pada sendi yang yang mengalami peradangan.
Gejala lain artritis meliputi:
• Nyeri
• kekakuan pada sambungan yang terpengaruh
• pembengkakan di sambungan yang terpengaruh
• perubahan di sambungan di sekitarnya
• benjolan (gumpalan) di tangan yang dapat menyebabkan tonjolan atau penyok pada lempeng kuku jari yang terkena pengaruh
• Sensasi berderit atau menggeretak pada sambungan yang terpengaruh yang disebabkan oleh gesekan permukaan kartilik yang rusak (disebut krepitasi)
• Terasa hangat, karena sendi akan terasa hangat ketika disentuh

Bagaimana mendiagnosa Radang Sendi?

Untuk mendiagnosis radang sendi dokter akan melakukan pemeriksaan menyeluruh, termasuk terhadap tulang belakang, persendian, kulit, dan mata. Terkadang pasien = juga mungkin perlu menjalani tes darah untuk mendeteksi inflamasi. Bila ada dugaan infeksi, bisa jadi diperlukan pemeriksaan sampel cairan sendi untuk menganalisis kandungannya. Dokter juga mungkin meminta pasien menjalani tes pencitraan, seperti:
• X-ray
• Tomografi terkomputasi (CT scan) terhadap tubuh, terutama tulang belakang atau pinggul
• Pencitraan resonansi magnetik (MRI) untuk melihat kondisi tulang dan jaringan di sekitarnya
• Ultrasonografi (USG) terhadap sistem musculoskeletal, yakni otot, saraf, jaringan ikat, sendi, dan tulang.

Pencegahan Radang Sendi

Berdasarkan penyebabnya, penyakit radang sendi ada yang dapat dicegah, tetapi ada juga yang tidak dapat dicegah. Sebagai contoh, penyakit radang sendi yang diakibatkan suatu penyakit autoimun seperti rheumatoid arthritis tidak dapat dicegah. Namun, radang yang terjadi akibat gaya hidup seperti batu kristal asam urat (GOUT) dan osteoarthritis dapat dicegah dengan cara:
• Memiliki pola makan yang sehat.
• Rajin berolahraga.
• Menjaga berat badan agar tetap ideal.
• Selalu berhati-hati agar terhindar dari cedera.

kapan harus ke Dokter?

Periksakan diri ke dokter jika Anda mengalami gejala-gejala radang sendi yang disebutkan di atas, terutama jika keluhan semakin parah atau mengganggu aktivitas.
Jika Anda menderita radang sendi, lakukan kontrol rutin sesuai jadwal yang diberikan oleh dokter. Hal ini bertujuan untuk memantau kondisi radang sendi yang Anda alami, respon tubuh Anda terhadap obat yang diberikan dokter, serta efek terapi yang Anda jalani, selain juga untuk mencegah komplikasi.

Reviewed by Tim Medis RS. Mitra Medika Premiere