Tes Darah?
Tes Darah perlu dilakukan oleh ibu hamil. Ini bertujuan untuk mengetahui apakah ibu hamil mengalami penyakit tertentu, atau infeksi, atau kekurangan darah. Dengan melakukan tes darah maka potensi masalah pada kehamilan dapat dideteksi sedini mungkin.
Jenin Tes darah untuk ibu hamil
– Tes Darah Rutin Lengkap
Paling umum untuk cek cek hemoglobin. Untuk menetukan bunda ada anemia atau tidak
– Tes Golongan Darah
Menentukan golongan darah A,B,AB,O dan rhesus darah
– Tes Gula Darah
Dilakukan pada usia kehamilan 24 – 28 minggu untuk skrinning diabetes dalam kehamilan
– Tes Imunitas Terhadap Rubella
Mendeteksi infeksi rubella yang bisa menyebar kecacatan, keguguran dan bayi lahir dalam keadaan meninggal
– Tes HIV
Infeksi HIV bisa menular dari ibu ke janin bila ternyata ibu hamil positif, penobatan dan penanganan medis dilakukan untuk mengurangi resiko penularan HIV dari ibu ke bayi
– Tes Sifiliis
Infeksi sifilis yang tidak ditangani dengan tepat menyebabkan cacat berat pada bayi, tes sifillis penting dilakukan, jika positif terapi akan diberikan untuk mencegah penularan ke janin
– Tes Hepatitis B
Virus hepatitits B menyebabtkan penyakit hati (liver) yang serius. Hepatitis B dapat menular dari ibu ke janin. Oleh sebab itu bunda perlu melakukan tes ini. Jika hasil positif, bunda akan mendapatkan pengobatan serta bayi yang lahir dari ibu yanjg positif hepatitis B harus mendapatkan vaksinasi paling lambat 12 jam setelah kelahiran.
Edukasi Dan Harapan
Pemeriksaan darah penting dilakukan untuk ibu hamil agar dapat dilakukan deteksi awal dan pengobatan yang lebih cepat terhadap penyakit yang membahayakan bunda dan janin. Jika didapati hasil yang tidak normal, konsultasikan ke dokter kandungan bunda.

