APA ITU PENYAKIT MALARIA? – RS. MITRA MEDIKA PREMIERE

RS. Mitra Medika Premiere

Malaria merupakan penyakit serius yang dapat berakibat fatal bila sudah terinfeksi. Infeksi malaria terjadi akibat gigitan nyamuk penyebab malaria. Penderita malaria akan mengalami beberapa gejala seperti, demam tinggi, gemetar, dan penyakit yang menyerupai flu. Ketahui lebih lanjut bagaimana cara penularan penyakit malaria untuk dapat menentukan langkah pencegahan terhadap penyakit malaria
Infeksi penyakit malaria dapat terjadi hanya dalam satu gigitan nyamuk saja. Malaria tidak menular secara langsung dari individu ke individu lainnya. Di Indonesia sendiri, jumlah penderita penyakit malaria cenderung menurun setiap tahunnya. Namun, beberapa daerah di Indonesia masih banyak yang menderita malaria, terutama di wilayah Indonesia Timur, yaitu daerah Papua dan Papua Barat.

Apa itu Malaria?

Malaria adalah infeksi akibat Plasmodium yang dibawa oleh nyamuk Anopheles betina. Malaria termasuk penyakit menular yang dapat ditularkan melalui gigitan nyamuk, tidak dari kontak fisik manusia ke manusia.

Apa sih Penyebabnya?

Malaria disebabkan oleh infeksi Plasmodium yang terbawa nyamuk Anopheles betina. Malaria tidak dapat menular lewat kontak langsung dari satu orang ke orang lainnya, melainkan melalui gigitan nyamuk. Akan tetapi, penyakit ini juga dapat menyebar dengan cara berikut:
• Penularan dari ibu kepada bayi saat melahirkan (malaria kongenital).
• Transfusi darah.
• Penggunaan jarum suntik bersama.
Malaria disebabkan oleh infeksi parasit. Di mana terdapat lima jenis spesies parasit yang dapat menyebabkan malaria pada manusia, yaitu:
• Plasmodium vivax atau malaria tertiana, gejala yang ditimbulkan sedikit ringan dan muncul berselang setiap tiga hari. Jenis parasit ini dapat bertahan di dalam hati selama 3 tahun, sehingga sangat berpotensi untuk kambuh kembali.
• Plasmodium malariae atau malaria quartana, gejala yang timbul berselang setiap empat hari.
• Plasmodium ovale atau malaria ovale, gejala yang ditimbulkan sama dengan malaria quartana. Jenis parasit ini banyak ditemukan di Afrika dan Pasifik Barat.
• Plasmodium falciparum atau malaria tropika, gejala yang ditimbulkan berselang 48 jam sekali. Parasit ini dapat menyebabkan malaria serebral yang fatal, sehingga menduduki urutan pertama penyebab kematian terbanyak akibat malaria.

Bagaimana Cara Penularannya?

Penularan penyakit malaria dimulai dari gigitan nyamuk yang terinfeksi parasit penyebab malaria. Kemudian nyamuk menggigit orang sehat yang tidak terinfeksi parasit malaria. Nyamuk jenis Anopheles dapat menularkan malaria, dan penularan dapat terjadi karena mereka lebih dulu terinfeksi parasit penyebab malaria.
Ketika nyamuk Anophele mengigit orang yang terinfeksi, sejumlah kecil darah yang mengandung parasit malaria mikroskopis akan masuk ke tubuh nyamuk tersebut. Parasit akan bercampur dengan air liur nyamuk yang menggigit orang tersebut. Anda harus waspada terhadap berbagai jenis parasit yang menyebabkan penyakit malaria. Ada 5 jenis spesies parasit penyebab penyakit malaria di dunia 2 spesies diantaranya disebut paling berbahaya dan menimbulkan ancaman terbesar.

Gejala Malaria

Gejala malaria timbul setidaknya dalam kurun waktu 10-15 hari setelah digigit nyamuk. Munculnya gejala dapat melalui tiga tahap selama 6-12 jam, yaitu mengigil, sakit kepala dan hingga demam, lalu banyak mengeluarkan keringat dan lemas. Gejala malaria timbul dengan mengikuti berapa siklus tertentu. Berikut beberapa gelaja malaria, seperti:
• Sakit kepala
• Demam tinggi
• Muntah-muntah
• Menggigil
• Berkering dan lemas

Diagnosa dan pengobatan Malaria

Diagnosa malaria dapat dilakukan melalui :
Tes diagnostik cepat (Rapid Diagnostic Test/ RDT) dengan antigen malaria menggunakan sampel darah penderita.
Tes diagnostik berbasis parasit melalui mikroskop
Tes diagnostik memungkinkan tenaga medis dapat dengan cepat membedakan antara demam malaria dan bukan malaria. Sehingga dapat memfasilitasi pengobatan yang tepat termasuk terapi kombinasi berbasis artemisinin (ACT)
Penyakit malaria dapat sembuh total jika mendapatkan pengobatan dan penanganan yang cepat dan tepat. Pemberian obat-obatan antimalaria diberikan memperhatikan jenis parasite yang menginfeksi dan tingkat keparahan pasien.
Namun ada beberapa jenis malaria yang resisten atau kebal terhadap obat-obatan tertentu sehingga dokter mungkin menyarankan untuk mengkombinasi obat antimalaria. Jika infeksi cukup parah, obat akan diberikan dalam bentuk infus di rumah sakit.

Apakah malaria bisa tertular dari manusia ke manusia?

Malaria bukan penyakit menular dan tidak dapat ditularkan dari manusia ke manusia lainnya. Apabila memiliki saudara atau teman yang terkena malaria, dan ingin merawat atau mengunjunginya Anda tidak perlu khawatir. Penyebaran malaria terjadi karena gigitan nyamuk, atau penularan tidak langsung melalui transfusi darah, transplantasi organ, atau penggunaan jarum suntik yang terkontaminasi darah penderita malaria.

Pencegahan Malaria

Pencegahan malaria penting untuk dilakukan mengingat penyakit ini dapat berakibat fatal bagi penderitanya. Menurut anjuran Kemenkes RI, beberapa upaya untuk mencegah malaria adalah sebagai berikut:
Membersihkan lingkungan dengan air mengalir serta jangan lupa membersihkan peralatan rumah tangga secara rutin.
Jika memiliki tempat penampungan air seperti kolam ikan, Anda disarankan untuk menebarkan ikan pemakan jentik nyamuk.
Menutup penampungan air saat tidak digunakan.
Menggunakan obat anti nyamuk dan kelambu saat tidur untuk menghindari gigitan nyamuk.
Menghindari aktivitas di dekat perairan saat malam karena nyamuk malaria lebih aktif di malam hari.
Demikian penjelasan mengenai penyakit malaria yang perlu Anda waspadai. Seperti yang sudah dijelaskan, malaria adalah kondisi yang membutuhkan penanganan dengan tepat agar tidak menyebabkan komplikasi serius.

Reviewed by Tim Medis RS. Mitra Medika Premiere