RAGAM MANFAAT BERPUASA UNTUK KESEHATAN – RS. MITRA MEDIKA PREMIERE

RS. Mitra Medika Premiere

Ibadah puasa selama Ramadhan memiliki sejumlah manfaat bagi kesehatan tubuh. Selama sebulan penuh, umat Islam melaksanakan ibadah puasa dengan cara menahan diri untuk tidak makan dan minum sejak terbit fajar hingga terbenamnya matahari. Awalnya, puasa pada Ramadhan merupakan kewajiban umat Islam dalam menjalankan iman dan kepercayaannya. Namun, seiring berjalannya zaman dan kemajuan teknologi, peneliti menemukan manfaat berpuasa bagi kesehatan tubuh yang dibuktikan secara sains.
Bulan Ramadan merupakan bulan yang penuh berkah, dimana umat Muslim di seluruh dunia menjalankan ibadah puasa sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT. Selain aspek spiritual, puasa Ramadan juga mempunyai banyak manfaat baik bagi kesehatan dan kehidupan sosial kamu. Dalam artikel ini, Prudential Syariah akan menjelaskan beberapa manfaat puasa di bulan Ramadan yang perlu kamu ketahui.

Beberapa manfaat berpuasa untuk tubuh

1. Menurunkan berat badan secara sehat
Salah satu manfaat yang paling terlihat dari puasa Ramadan adalah membantu menurunkan berat badan secara sehat. Dengan membatasi waktu makan dan mengontrol pola makan, kamu dapat menurunkan berat badan dengan lebih alami. Selain itu, puasa juga mendorong penggunaan cadangan energi dalam bentuk lemak dalam tubuh, yang mendukung proses penurunan berat badan yang sehat dan berkelanjutan.
2. Mengontrol kadar gula darah
Manfaat puasa bagi kesehatan yang pertama adalah membantu mengontrol kadar gula darah. Beberapa studi menyebutkan, berpuasa dapat membantu mengontrol kadar gula darah agar tetap stabil, sehingga bermanfaat untuk pasien diabetes.
Studi lain yang diterbitkan oleh World Journal of Diabetes mengamati 10 orang dengan diabetes mellitus tipe 2. Para peneliti menyebutkan bahwa menjalani ibadah puasa dapat menurunkan kadar gula darah secara signifikan.
Selain itu, manfaat puasa Ramadan juga dapat menurunkan resistensi insulin, sehingga sensitivitas tubuh terhadap insulin meningkat. Perjalanan glukosa dari jaringan peredaran darah menuju ke sel-sel tubuh juga semakin efisien.
Namun, sebelum berpuasa, penyandang diabetes yang mengonsumsi obat atau insulin tetap harus berkonsultasi dulu dengan dokter. Tujuannya agar penurunan kadar gula darah tidak terjadi secara drastis yang justru dapat membahayakan pasien.
3. Menurunkan kadar kolesterol dalam darah
Berdasarkan studi yang dipublikasikan jurnal Obesity, puasa selama delapan minggu dapat menurunkan kadar LDL(kolesterol jahat) hingga 25 persen dan kadar trigliserida hingga 32 persen.
Bahkan, pada satu studi yang dilakukan pada 4.629 orang dan dilansir dari American Journal of Cardiology, menyebutkan bahwa berpuasa dapat menurunkan resiko penyakit jantung dan diabetes tipe II
4. Meningkatkan metabolisme tubuh
Beberapa orang keliru menganggap bahwa puasa dapat menurunkan metabolisme. Justru, salah satu manfaat puasa adalah membantu meningkatkan metabolisme tubuh. Ini dikarenakan tubuh tetap mendapatkan asupan makanan saat sahur dan berbuka.
Puasa sepanjang hari membuat metabolisme lebih efisien karena adanya pelepasan hormon adiponektin. Hormon ini membantu setiap sel organ dan otot tubuh menyerap lebih banyak nutrisi. Semakin banyak nutrisi yang diserap, semakin baik pula tubuh menjalankan berbagai fungsinya.
5. Sebagai metode detoksifikasi
Manfaat puasa bagi kesehatan juga dapat mengurangi kerusakan akibat radikal bebas atau detoksifikasi. Detoksifikasi merupakan proses tubuh dalam memperoleh gizi yang tepat dengan memberikan kesempatan untuk membuang zat-zat beracun dalam tubuh.
Detoks akan berlangsung ketika berpuasa, di mana sistem pencernaan seperti hati, pankreas, lambung, usus besar, dan usus halus beristirahat selama sekitar 12 jam. Ketika berbuka, organ pencernaan mampu bekerja dengan lebih baik lagi.
6. Meningkatkan fungsi otak dan mencegah penyakit neurodegenerative
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa puasa intermiten dalam waktu 11 bulan dapat meningkatkan fungsi serta struktur otak. Selanjutnya, penelitian pada hewan melaporkan, berpuasa bisa melindungi kesehatan otak serta meningkatkan produksi sel saraf.
Hal tersebut dapat meningkatkan fungsi dan kemampuan kognitif. Karena dapat membantu meredakan peradangan, berpuasa juga diyakini dapat mencegah masalah neurodegeneratif, seperti Alzheimer dan parkinson
7. Meningkatkan mood
Puasa dapat membantu Kamu untuk meningkatkan mood dengan merangsang produksi hormon endorfin. Selain memperbaiki mood Kamu puasa juga dapat mengurangi Kamu dari perasaan tegang, marah dan bingung.
8. Membantu menjaga kesehatan mental
Beberapa manfaat puasa bagi mental adalah mengatasi stres lebih baik, meningkatkan suasana hati, serta lebih mudah beradaptasi dengan perubahan. Hal ini dikarenakan ketika berpuasa, jumlah hormon kortisol yang diproduksi kelenjar adrenal lebih stabil sehingga bisa mengurangi stres.

Selain itu, pembatasan asupan karbohidrat, lemak, dan lain-lain dalam beberapa minggu akan meningkatkan kemampuan berpikir. Apabila otak mampu berpikir jernih, maka emosi akan terkontrol dan stres dapat diminimalkan.
Itulah beberapa manfaat puasa bagi kesehatan yang sayang untuk dilewatkan. Apabila Anda mengalami gejala tidak biasa ketika berpuasa, jangan ragu untuk mengunjungi RS. Mitra Medika Premiere untuk berkonsultasi dengan dokter dan mendapatkan diagnosis serta penanganan secara tepat.

Reviewed by Tim Medis RS. Mitra Medika Premiere