RAGAM MANFAAT PROTEIN UNTUK TUBUH – RS. MITRA MEDIKA PREMIERE

RS. Mitra Medika Premiere

Protein adalah salah satu zat gizi makro yang memiliki peran penting dalam proses pembentukan jaringan tubuh. Protein turut membantu pembentukan enzim sehingga dapat mengoptimalkan fungsi setiap organ di dalam tubuh. Inilah yang menjadi alasan pentingnya mencukupi kebutuhan protein harian tubuh.
Protein adalah molekul yang dapat ditemukan di setiap sel-sel tubuh yang berfungsi untuk menjaga fungsi, bentuk, serta cara kerja jaringan tubuh. Protein terbuat dari ratusan hingga ribuan senyawa kecil yang disebut asam amino. Di mana terdapat 20 asam amino yang saling mengikat dan membentuk protein untuk membentuk dan memelihara fungsi sel tubuh.
Itulah alasan mengapa kebutuhan protein harian perlu dipenuhi dengan baik. Salah satu caranya yakni dengan mengonsumsi makanan tinggi protein seperti kacang-kacangan (protein nabati) dan ikan (protein hewani).
Pada dasarnya, kebutuhan protein harian setiap individu cenderung beragam menyesuaikan dengan usia, jenis kelamin, serta berat badan. Kendati demikian, Menteri Kesehatan Republik Indonesia mengeluarkan Permenkes mengenai anjuran Angka Kecukupan Gizi (AKG) yang bisa dijadikan sebagai acuan dalam memenuhi kebutuhan protein harian tubuh.

Berapa kebutuhan protein harian tubuh?

Kebutuhan protein harian tubuh secara umum dapat dihitung berdasarkan berat badan. Cara menghitung kebutuhan protein harian berdasarkan berat badan adalah mengalikan 1 kilogram berat badan dengan 0,8 gram protein per hari. Jadi, jika Anda memiliki berat badan sebesar 55 kilogram, maka akan membutuhkan 44 gram protein per hari.
Selain itu, cara mengetahui kebutuhan protein harian lainnya adalah dengan mengikuti anjuran Angka Kecukupan Gizi (AKG) dari Menteri Kesehatan Republik Indonesia. Menurut AKG tahun 2019, kebutuhan protein harian setiap individu dibagi berdasarkan usia dan jenis kelamin.
Apa saja sih manfaat protein untuk tubuh?
Sebagai sumber energi
Selain karbohidrat dan lemak, protein juga menjadi salah satu sumber energi bagi tubuh. Pada dasarnya, tubuh akan menggunakan energi dari karbohidrat dan lemak, namun ketika tubuh tidak mendapatkan asupan keduanya selama 18–48 jam, maka tubuh akan memecah protein yang tersimpan sebagai asam amino menjadi energi tambahan. Proses ini biasanya terjadi ketika Anda sedang berolahraga atau puasa.
Menghasilkan antbodi
Fungsi protein selanjutnya adalah membantu tubuh membentuk antibodi; antibodi sangat penting untuk melawan infeksi bakteri atau virus. Antibodi juga dapat melindungi tubuh dari serangan bakteri atau virus yang sama di kemudian hari.
Membangun dan memelihara jaringan tubuh
Protein adalah nutrisi yang berperan besar dalam menyusun hampir semua sel tubuh, termasuk tulang, otot, paru-paru, rambut, hingga kulit. Protein juga berfungsi memelihara atau memperbaiki jaringan tubuh yang rusak.
Normalnya, kebutuhan protein yang dibutuhkan untuk membangun dan memelihara jaringan tubuh akan selalu sama per harinya. Akan tetapi, terdapat beberapa kondisi yang terkadang menyebabkan tubuh memerlukan lebih banyak protein, misalnya ibu hamil, menyusui, atau menderita penyakit tertentu.
Menyimpan nutrisi
Protein juga berfungsi dalam mengangkut nutrisi, seperti vitamin, gula darah, mineral, oksigen, dan kolesterol, ke seluruh aliran darah. Protein juga bermanfaat untuk menyimpan zat gizi, salah satunya adalah ferritin, yaitu jenis protein yang berfungsi menyimpan kebutuhan zat besi dalam tubuh.
Mengirimkan informasi ke tubuh
Protein juga dapat berfungsi sebagai hormon, seperti yang dilakukan enzim. Hormon, misalnya, bertanggung jawab untuk mengirimkan sinyal dan mengatur proses biologis antara sel, jaringan, dan organ. Hormon insulin, misalnya, bertanggung jawab untuk mengirimkan sinyal dan mengatur bagaimana gula masuk ke dalam sel tubuh.
Selain melakukan fungsi-fungsi yang disebutkan di atas, protein juga diperlukan tubuh untuk melakukan banyak fungsi lain, seperti menjaga keseimbangan pH dan jumlah cairan dalam darah serta membantu senyawa kimia bergerak melalui aliran darah dan masuk atau keluar dari sel tubuh.
Membentuk hemoglobin dan plasma darah
Salah satu fungsi protein adalah membantu pembentukan hemoglobin, yaitu komponen darah yang penting untuk mengikat oksigen dan mendistribusikannya ke setiap jaringan tubuh. Namun, fungsi ini hanya bisa terjadi ketika protein bergabung dengan zat besi heme.
Selain itu, protein juga berfungsi untuk membentuk plasma darah. Jenis protein yang membentuk plasma darah adalah globulin dan albumin. Plasma darah sendiri merupakan komponen yang bertugas membawa elektrolit, vitamin, glukosa, dan asam amino ke seluruh tubuh.
Menyeimbangkan asam dan basa didalam tubuh
Fungsi protein berikutnya adalah menjaga keseimbangan asam basa tubuh. Protein bekerja dengan mengambil atau melepaskan hidrogen sehingga keasaman tubuh tetap seimbang. Selain itu, protein bernama albumin dan globulin juga dapat menyeimbangkan cairan tubuh dengan menarik dan menahan kadar air tetap di dalam darah.
Dari ulasan di atas, dapat disimpulkan bahwa protein memegang peran penting atas kelangsungan fungsi organ-organ tubuh. Sehingga, pemenuhan kebutuhan protein setiap harinya harus dilakukan dengan tepat.

Tips memenuhi kebutuhan protein harian

Pada dasarnya, kebutuhan protein harian tubuh dapat dipenuhi dengan mengonsumsi makanan tinggi protein dalam jumlah yang cukup, baik sumber protein hewani maupun nabati. Berikut tips memenuhi kebutuhan protein harian yang dapat Anda lakukan:
• Mengonsumsi sumber protein hewani yang cukup, seperti daging-dagingan, telur, atau susu. Anda juga dapat memenuhi kebutuhan protein dengan mengonsumsi sumber protein nabati, seperti biji-bijian, kacang-kacangan, gandum, tempe, dan tahu.
• Menyediakan makanan tinggi protein pada menu makanan sehari-hari.
• Mengonsumsi produk olahan susu, seperti yogurt, keju, serta kefir.
• Bila sedang menjalani program pembentukan massa otot, Anda disarankan untuk mengonsumsi protein shake atau susu tinggi protein.

Reviewed by Tim Medis RS. Mitra Medika Premiere