MUAL MUNTAH SAAT KEHAMILAN – RS. MITRA MEDIKA PREMIERE

RS. Mitra Medika Premiere

Kehamilan adalah sebuah moment yang paling ditunggu oleh semua pasangan. Namun, awal kehamilan adalah masa yang tidak mudah dilewati para calon ibu. Pada fase ini, ibu hamil akan mengalami banyak keluhan sebagai reaksi alami dari perubahan yang terjadi pada tubuh.
Keluhan yang pasti dirasakan hampir semua ibu hamil adalah perjuangan melawan rasa mual dan muntah saat hamil muda. Mual atau muntah saat hamil biasanya disebabkan oleh perubahan hormon selama hamil dan dimulai sejak awal masa kehamilan sebelum usia kehamilan 9 minggu. Ini merupakan hal yang normal. Rasa mual akan berangsur-angsur mereda setelah melewati usia kehamilan 14 minggu. Namun untuk beberapa wanita dapat berlangsung selama kehamilan.
Mual, muntah, dan pusing selama kehamilan sebenarnya bukan hal yang perlu dikhawatirkan. Pasalnya, kondisi ini cukup umum dialami oleh ibu hamil, baik di awal hingga sepanjang masa kehamilan. Rasa mual dan pusing saat hamil disebabkan oleh meningkatnya kadar hormon HCG.
Kondisi mual muntah yang berlebihan (lebih dari 3x sehari) pada kehamilan dapat mengakibatkan penurunan berat badan sampai 5%. Kondisi ini dapat memicu terjadi dehidrasi atau kondisi kekurangan cairan dan disebut sebagai hiperemesis gravidarum.

Faktor yang bisa menyebabkan terjadinya hyperemesis gravidarum:

• Pada kehamilan kembar
• Riwayat mual dan muntah berlebih pada kehamilan sebelumnya
• Riwayat hiperemesis gravidarum pada keluarga
• Riwayat migrain sebelum hamil
• Pada hamil anggur (mola hidatidosa)

Beberapa tips untuk menangani mual dan muntah :

• Makan dalam porsi kecil dan sering. Lambung yang kosong akan memperburuk keluhan mual. Makan dalam porsi kecil dan sering dapat membantu mempertahankan kadar gula darah, misalnya dengan makanan ringan setiap 2-3 jam sekali. Makanlah secara perlahan dan kunyah makanan dengan sempurna. Sediakan pula cemilan kecil untuk dikonsumsi sepanjang hari.
• Konsumsi makanan tinggi protein. Untuk mengurangi mual, sebaiknya Anda mengkonsumsi makanan tinggi protein dan kaya akan vitamin B. Hindari makanan pedas, berlemak, dan gorengan, karena dapat memicu rasa mual.
• Jangan lupa sarapan. Pada saat Anda bangun dengan perut kosong, rasa mual akan bertambah. Sebaiknya konsumsi sarapan ringan seperti roti atau biskuit atau buah sebelum bangun dari tempat tidur.
• Cukupi kebutuhan cairan, minum air putih sebanyak 8-12 gelas per harinya. Jika kebutuhan cairan terpenuhi, suhu tubuh juga akan terjaga dengan baik. Saat terhidrasi dengan baik, rasa mual dan ingin muntah bisa berkurang.
• Istirahat cukup. Stres dan kelelahan dapat memperburuk keluhan mual muntah selama kehamilan. Oleh karena itu, ibu hamil sebaiknya cukup beristirahat.
• Konsumsi jahe atau mint. J ahe atau mint dikenal dapat mengurangi rasa mual. Anda dapat mencoba mengonsumsi air jahe, susu jahe, permen jahe, atau teh dengan aroma mint.
• Konsumsi multivitamin. Multivitamin kehamilan dapat mengurangi rasa mual, juga memastikan kecukupan harian asam folat, vitamin B6, dan vitamin D dalam tubuh Anda.
Demikianlah beberapa tips yang dapat dilakukan jika bumil mengalami mual muntah pada saat kehamilan, namun jika mual dan muntah dirasakan berlebihan terutama jika terdapat tanda-tanda dehidrasi, segera bawa ke RS. Mitra Medika Premiere untuk segera mendapatkan pertolongan. RS. Mitra Medika Premiere memiliki dokter spesialis kebidanan dan kandungan yang standby 24 jam sehingga dapat segera ditangani jika gejala bersifat emergency.

Reviewed by Tim Medis RS. Mitra Medika Premiere