KENALI GEJALA DAN PENYEBAB VARISES PADA KAKI – RS. MITRA MEDIKA PREMIERE

RS. Mitra Medika Premiere

Sering merasa pegal dan kram pada kaki? Hingga banyak pembuluh darah yang timbul? Bisa jadi itu gejala varises. Yuk kenali gejala dan penyebab varises pada kaki!
Varises terjadi karena pembuluh darah vena melebar atau membengkak. Kondisi ini sering terjadi di daerah tungkai, ataupun betis. Simak artikel berikut untuk mengetahui lebih lanjut mengenai varises.
Varises adalah pelebaran pembuluh darah yang membawa aliran balik ke jantung (vena) dan umumnya terjadi pada kaki. Penyebab varises adalah aliran balik yang tidak lancar akibat kelainan pada katup pembuluh darah vena sehingga menyebabkan aliran darah menjadi terhambat dan tekanan pembuluh darah meningkat atau yang disebut chronic vein insufficiency.

Penyebab Varises pada Kaki

Varises merupakan penyakit vena paling umum terjadi di dunia. Data melaporkan sekitar 60% populasi dewasa di dunia menderita varises baik yang dengan gejala maupun tidak bergejala. Beberapa penyebab varises pada kaki adalah sebagai berikut:
 Obesitas.
 Jenis kelamin. Perempuan memiliki risiko 3 kali lebih besar terkena varises pada kaki.
 Aktivitas sering berdiri atau sering duduk dalam jangka waktu yang panjang sehari-hari.
Namun ada beberapa faktor resiko lain yang diduga menjadi penyebab terjadinya varises:
Berdiri/ duduk terlalu lama
Kehamilan
Sering menggunakan heels
Kurangnya elastisitas pembuluih darah
Faktor keturunan

Gejala varises Pada Kaki

 Kram saat malam hari
 Kaki Terasa pegal terutama menjelang malam hari
 Gatal sekitar kaki
 Nyeri pada daerah betis
 Bengkak
 Warna Kulit berubah menjadi kehitaman
 Timbul luka disekitar kaki
Jika terdapat keluhan di atas, sebaiknya segera konsultasikan keluhan Anda ke dokter bedah vaskular dan endovaskular untuk mendeteksi lebih dini penyakit varises pada kaki dan dapat mencegah komplikasi dari varises.

Pengobatan Varises

Compression Stocking
Stoking kompresi akan memberikan tekanan pada otot kaki dan vena sehingga membantu peredaran darah mengalir dengan lebih efisien. Gejala bengkak dan nyeri pada kaki diharapkan dapat berkurang dengan menggunakan stoking kompresi
Skleroterapi
Untuk menangani varises yang berukuran tidak terlalu besar, Skleroterapi dapat menjadi salah satu solusi. Skleroterapi dilakukan dengan cara menyuntikkan obat pada pembuluh darah vena yang mengalami varises sehingga varises menutup.
Bedah Terbuka/ Stripping Vena
Bedah terbuka merupakan operasi pengangkatan vena yang ukurannya lebih besar melalui dua sayatan kecil.
Endovenous Ablation Therapy/ Laser
Tindakan ini dilakukan tanpa sayatan dan nyeri minimal. Laser dilakukan dengan cara mengablasi pembuluh darah vena yang mengalami varises.

Komplikasi Varises

Jika tidak diobati, varises di kaki dapat menyebabkan beberapa komplikasi yang serius. Beberapa komplikasi varises kaki yang dapat terjadi antara lain:
• Trombosis vena dalam (DVT) atau pembekuan darah di pembuluh darah vena yang disebabkan oleh penggumpalan atau peradangan darah di pembuluh vena.
• Tromboflebitis di dekat permukaan kulit. Kondisi ini disebabkan oleh penggumpalan atau peradangan pada pembuluh vena.
• Ulkus kulit atau luka terbuka akibat penumpukan cairan di dalam jaringan. Ulkus kulit dapat meningkatkan tekanan darah di dalam pembuluh vena. Apabila dibiarkan, luka terbuka dapat menimbulkan rasa sakit di area kulit yang terkena varises.
MedikaLovers pernah mengalami gejala-gejala di atas? Jika mengalami hal tersebut, jangan ragu untuk konsultasikan pada dokter spesialis bedah vaskuler di RSU. Mitra Medika Premiere.

Reviewed by Tim Medis RS. Mitra Medika Premiere