MAKAN MALAM BIKIN GEMUK? CEK FAKTANYA! – RS. MITRA MEDIKA PREMIERE

Memiliki berat badan ideal pasti merupakan keinginan banyak orang. Bukan hanya untuk meningkatkan rasa percaya diri, berat badan yang ideal membuat kamu terhindar dari berbagai gangguan penyakit metabolik yang mengintai.
Anggapan bahwa makan malam bikin gemuk pasti sudah tidak asing lagi terdengar. Hal ini menyebabkan sebagian besar orang enggan makan di malam hari karena khawatir mengalami kenaikan berat badan. Padahal, anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar.
Sebenarnya yang paling menentukan berat badan akan naik atau turun itu adalah jumlah kalori yang kita makan. Jika asupan kalori lebih banyak daripada yang dibutuhkan tubuh, kelebihannya akan disimpan dalam bentuk lemak sehingga berat badan jadi bertambah.
Anggapan ngemil di malam hari jadi penyebab tubuh gemuk dipercayai banyak orang. Jadi, ada beberapa penelitian berbasis tikus yang menunjukkan bahwa makan di malam hari bisa meningkatkan berat badan hewan tersebut.
Namun penelitian pada manusia menunjukkan hasil yang berbeda. Peningkatan berat badan dapat terjadi jika seseorang makan melebihi asupan kalori harian.
Tubuh bisa gemuk jika makanan yang kamu konsumsi menjelang tidur, mengandung tinggi kalori atau tinggi lemak, seperti junk food, kue-kue, cokelat, keripik, atau kentang goreng. Risiko kenaikan berat badan akan semakin besar jika porsi makanan yang dikonsumsi juga banyak.

Apa yang terjadi pada tubuh ketika makan pada malam hari?

Metabolisme bekerja lebih lambat saat malam hari, sehingga tubuh hanya mampu membakar kalori dalam jumlah sedikit. Kondisi ini berkaitan dengan ritme sirkadian, yakni waktu yang mengatur proses penting dan fungsi tubuh selama 24 jam.
Pada malam hari, cadangan glukosa akan dipecah untuk menstabilkan gula darah saat tidur. Ketika jam makan malam tidak terlalu larut, maka cadangan glukosa akan habis kemudian akan dilakukan pemecahan lemak untuk memenuhi kebutuhan glukosa tadi.
Namun, jika Anda makan malam terlalu larut malam atau porsi makan dalam sehari melebihi kebutuhan kalori, maka yang terjadi bukanlah pemecahan lemak, melainkan penambahan sel adiposa atau lemak sehingga berat badan meningkat.
Meski begitu, bukan berarti makan malam bikin gemuk. Hanya saja, tanpa disadari sering kali orang memilih makanan instan atau cepat saji saat malam hari, yang mana makanan tersebut mengandung kalori tinggi. Jenis makanan inilah yang membuat seseorang menjadi gemuk.
Beberapa ahli gizi menyatakan untuk aturan makan malam terbaik adalah maksimal pukul 6 sore. Alasannya yakni untuk memberikan waktu lebih lama bagi saluran pencernaan untuk menyerap dan memproses metabolisme makanan. Atau secara medis sebaiknya makan malam paling lambat 3-4 jam sebelum tidur.
Jadi sekarang sudah tau ya apakah makan malam dapat membuat gemuk atau tidak, sebaiknya konsumsi makanan dengan gizi seimbang dengan memperhatikan juga waktu makan kita, karna pencernaan kita juga memiliki waktu waktu yang kerjanya akan lebih efektif. Jaga berat badan ideal agar terhindar dari resiko penyakit metabolik.

Reviewed by Tim Medis RS. Mitra Medika Premiere