Carpal Tunnel Syndrome (CTS) adalah sebuah kondisi yang menyerang salah satu saraf utama di daerah pergelangan tangan. Carpal Tunnel adalah sebuah “terowongan” yang terbentuk dari struktur tulang-tulang pergelangan tangan.
Terowongan ini berisi sembilan tendon fleksor yang berfungsi menekuk semua jari dan satu struktur saraf yaitu saraf medianus.
Saraf medianus berfungsi memberikan sensasi rasa ke kulit ibu jari, jari telunjuk dan tengah, serta setengah dari jari manis.
Penyebab Carpal Tunnel Syndrome
Seperti yang telah dijelaskan di atas, penyebab utama CTS adalah terjepitnya saraf median yang ada di dalam lorong karpal. Kondisi ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti:
o Rheumatoid arthritis yang menyebabkan peradangan dan pembengkakan jaringan ikat di sekitar pergelangan tangan.
o Penumpukan cairan (edema) pada lengan bagian bawah.
o Cedera pada pergelangan tangan.
Selain itu, sejumlah faktor lainnya yang dapat meningkatkan risiko terjadinya CTS adalah sebagai berikut:
• Terdapat riwayat keluarga dengan CTS.
• Berjenis kelamin wanita.
• Berusia sekitar 40–60 tahun.
• Sedang hamil.
• Obesitas.
• Terdapat tumor atau kista pada pergelangan tangan.
• Memiliki pekerjaan yang melibatkan gerakan tangan berulang, seperti pegawai kantoran, petugas kasir, tukang cukur, penjahit, dan lain sebagainya.
• Menderita kondisi medis tertentu, seperti hipotiroidisme, diabetes, atau gagal ginjal.
Tanda dan Gejala Carpal Tunnel Syndrome
Gejala utama Carpal Tunnel Syndrome adalah mati rasa dan atau kesemutan di ibu jari yang dapat disertai dengan rasa tersayat, tertusuk, terbakar pada jari telunjuk dan tengah, dan semua atau setengah dari jari manis (Sisi yang lebih dekat dengan ibu jari). Pada kebanyakan kasus CTS, mati rasa/kesemutan akan datang perlahan-lahan. Gejala dapat hilang pada siang atau malam hari dan dapat bervariasi berdasarkan waktu, aktivitas atau posisi pergelangan tangan.
Pengobatan Carpal Tunnel Syndrome
Pada beberapa kasus, Gejala CTS (Carpal Tunnel Syndrome) tidak membutuhkan pengobatan khusus dan dapat pulih dengan sendirinya. Terutama bagi wanita hamil, CTS dapat membaik setelah tiga bulan pasca melahirkan. Untuk pengobatan CTS (Carpal Tunnel Syndrome) :
• Membalut pergelangan tangan dengan papan kecil pada malam hari saat beristirahat.
• Melakukan injeksi steroid
• Jika tidak berhasil, dokter akan melakukan prosedur operasi jika dicurigai ada kerusakan saraf permanen
Cara Mencegah Carpal Tunnel Syndrome
Sindrom lorong karpal adalah kondisi yang cenderung sulit dicegah. Kendati demikian, terdapat sejumlah cara yang bisa dilakukan untuk meminimalkan risiko terjadinya CTS, yaitu:
Melakukan peregangan tangan, baik sebelum dan setelah melakukan aktivitas yang banyak melibatkan pergerakan tangan dan jari-jari tangan.
Mengurangi kebiasaan mencengkeram kuat dengan tangan.
Mengistirahatkan pergelangan tangan secara berkala untuk mengurangi stres dan tekanan pada lorong karpal.
Menghindari menekuk pergelangan tangan terlalu lama.
Menjaga posisi pergelangan tangan agar tetap lurus selama tidur.
Menggunakan bantalan khusus saat menggunakan mouse komputer.
Menjaga tangan dan pergelangan tangan agar tetap hangat.
Menjaga berat badan dan postur tubuh ideal.
Kapan harus ke dokter?
Carpal tunnel syndrome (CTS) adalah kondisi medis yang berkembang secara bertahap. Pada banyak orang, sindrom ini akan memburuk seiring dengan waktu tanpa perawatan. CTS adalah kondisi yang perlu segera diatasi agar tidak mengganggu aktivitas sehari-hari. Bila mengalami sejumlah gejala di atas segera memeriksakan diri ke dokter, agar dokter langsung mendapat diagnosis dan perawatan sebelum gejala berkembang makin parah.

