Trigeminal Neuralgia adalah suatu kondisi yang secara tiba-tiba menyebabkan rasa nyeri hebat, singkat, parah, berulang dan mirip sengatan listrik di satu sisi wajah. Penyakit ini mempengaruhi saraf trigeminal, yaitu saraf membawa sinyal dari wajah ke otak. Bahkan sentuhan ringan saat menyikat gigi atau merias wajah dapat memicu rasa sakit.
Trigeminal neuralgia ditandai dengan episode nyeri spontan atau nyeri wajah hebat yang dipicu dalam jangka waktu singkat. Rasa sakitnya bisa seperti ditusuk, disetrum, terbakar, ditekan, ditindih, meledak, tertembak, kebas, sensasi seperti disetrum, seperti migrain, menusuk, tertusuk-tusuk, atau kombinasinya. Trigeminal neuralgia biasanya terdiri dari dua jenis, Tipe 1 sebagai nyeri intermiten dan Tipe 2 yang bersifat konstan. Pada beberapa penderita dapat berkembang dari TN Tipe 1 ke Tipe 2 seiring berjalannya waktu.
Saraf trigeminal terbagi menjadi tiga cabang: oftalmikus (area mata), rahang atas dan mandibula (rahang bawah). Setiap cabangnya memberikan sensasi pada area wajah yang berbeda-beda. Tergantung pada cabang mana dan bagian saraf mana yang teriritasi. Paling sering, rasa sakit ini dirasakan di bagian bawah wajah.
Kebanyakan obat pereda nyeri yang dijual bebas dan diresepkan tidak dapat meredakan rasa nyeri penderita trigeminal neuralgia, namun banyak pengobatan modern yang dapat mengurangi atau menghilangkan rasa sakit. Dokter mungkin merekomendasikan satu atau lebih pendekatan berikut.
Obat-obatan
Terapi neuralgia trigeminal dapat menggunakan beberapa obat yang sama yang diresepkan untuk mengendalikan kejang, yang meliputi karbamazepin, gabapentin, dan obat serupa.
Blok Saraf
Blok saraf adalah suntikan (dengan obat steroid atau bahan lain) yang dilakukan di berbagai bagian saraf untuk mengurangi rasa sakit. Obat ini hanya meredakan nyeri sementara bagi penderita neuralgia trigeminal. Beberapa suntikan biasanya diperlukan untuk mencapai kesembuhan yang diinginkan, dan efeknya mungkin memiliki durasi yang berbeda untuk orang yang berbeda.
Pembedahan
Pembedahan untuk trigeminal neuralgia sangat rumit karena area yang terkena sangat kecil. Pertama di antaranya adalah dengan rhizotomi; yakni dengan menusukkan jarum panjang ke bagian yang terkena di wajah lalu menggunakan metode elektris/panas atau dengan menggunkaan gliserin/gliserol untuk menonaktifkan serabut nyeri saraf trigeminal.
Prosedur lain dapat berupa dekompresi mikrovaskular yakni meletakkan bantalan di antara saraf trigeminal dan pembuluh darah. Hal ini bermanfaat besar bagi penderita dengan penyebab terjadinya karena penekanan pembuluh darah dan bagi penderita dengan kondisi fisik yang baik untuk menoleransi operasi dengan anestesi umum.
Prosedur lain adalah dengan melakukan stereotactic radiosurgery yang menggunakan radiasi langung ke saraf trigeminal.
Jika anda memiliki gejala yang mirip dengan gejala trigeminal neuralgia, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter spesialis kami di RS. Mitra Medika Premiere, karna keluhan nyeri pada trigeminal neuralgia bisa mengganggu aktivitas sehar-hari.

