APA ITU PENYAKIT ANTRAKS?

Antraks adalah jenis penyakit zoonosis atau penyakit yang bisa menular dari hewab ke manusia. Seseorang bisa mengalami penyakit ini apabila menyentuh atau mengkonsumsi daging dari hewan yang terkan antraks.
Penyakit ini terjadi karena infeksi bakteri bacillus anthracis. Hingga kini, belum ada studi yang bisa membutikkan bahwa bakteri yang menjadi penyebab antraks bisa menular dari manusia ke manusia lainnya.

Penyebab Antraks

Bakteri Bacillus Antrachis yang menyebabkan penyakit antraks normalnya hidup di tanah. Jenis bakteri ini mudah menyerang dan menginfeksi hewan pemakan rumput, seperti domba, kuda, sapi, dan kambing. Berdasarkan cara penularannya, antraks terbagi dalam 3 jenis, yaitu:

Antrax kulit
Anthrax kulit menular pada orang yang memilki luka terbuka dikulit. Penularan terjadi ketika seseorang menyentuh kulit, bulu,tulang, atau daging hewan yang terinfeksi. Namun, ada kemungkinan bahwa seseorang juga dapat terinfeksi anthrax kulit dari kontak dengan luka di kulit penderita anthrax. Anthrax kulit adalah salah satu jenis anthrax yang paling sering terjadi.

Anthrax pencernaan
Anthrax jenis ini terjadi ketika seseorang memakan daging hewan yang sudah terinfeksi atau mati akibat anthrax, terutama yang dimasak kurang matang.

Anthrax pernafasan
Anthrx pernafasan merupakan antraks yang paling berbahaya. Seseorang dapat terinfeksi anthrax pernafasan jika menghirup serbuk (spora) dari bakteri antraks, misalnya ketika memproses bulu atau kulit dari hewan ternak.

Faktor Resiko Anthrax
Beberapa faktor resiko yang dapat meningkatkan resiko seseorang terinfeksi anthrax yaitu:
● Beraktivitas di kawasan yang kasus anthrax nya tinggi
● Bekerja di tempat pengolahan kulit, bulu atau daging dari hewan ternak.
● Berprofesi sebagai peternak atau pengurus hewan
● Bekerja sebagai peneliti antrax di laboratorium
● Berprofesi sebagai dokter hewan, khususnya yang menangani hewan ternak

Gejala Anthrax

Gejala anthrax bisa beragam, tergantung pada jalur masuknya bakteri ke dalam tubuh seseorang. Berikut adalah beberapa gejela anthrax berdasarkan cara penularannya:

Anthrax kulit, ditandai dengan munculnya benjolan pada kulit yang disertai dengan rasa gatal. Benjolan sering muncul pada area wajah, leher dan lengan. Selanjutnyabenjolan berubah menjadi borok warna hitam yang tidak menimbulkan nyeri.

Athrax pencernaan :
– Mual dan muntah
– Sulit menelan
– Sakit perut
– Hilang nafsu makan
– Demam
– Diare
– BAB berdarah

Anthrax pernafasan :
– Nyeri saat menelan
– Nyeri otot
– Demam
– Mudah lelah
– Sesak nafas atau nafas terasa pendek
– Dada terasa tidak nyaman
– Syok
– Radang selaput otak

Diagnosa Anthrax

Dalam mendiagnosa anthrax, dokter akan terlebih dahulu akan menanyakan gejala yang muncul dan riwayat kontak dengan hewan ternak, kemudian melakukan pemeriksaan fisik.
Jika pasien dicurigai mengalami anthrax, dokter akan melakukan serangkaiann tes, seperti:
● Tes kulit
● Tes darah
● Rontgen dada
● Pemeriksaan feses
● Pungsi lumbal

Pengobatan Anthrax

Anthrax dapat diobati dengan menggunakan antibiotik dari kelompok amoksisilin, ciprofloxacin, atau doksisiklin.
Berbagai antibiotik diatas perlu dikonsumsi selama 60 hari untuk mencegah kekambuhan. Semakin lama terapi ditunda, semakin besar resiko perburukan penyakit. Jadi, terapi biasanya dimulai sesegera mungkin saat seseorang terdiagnosis mengidap anthrax.

Pencegahan Anthrax

Kunci dari pencegahan anthrax adalah menjaga kebersihan lingkungan kerja dan memantau kesehatan hewan ternak di sekitarnya. Jika anda termasuk kedalam golongan kelompok beresiko, jangan lupa melakukan vaksinasi secara rutin untuk melindungi diri dan keluarga.

Oleh Tim Medis RS. Mitra Medika Premiere