Fibroadenoma mammae atau FAM adalah salah satu jenis tumor jinak yang terbentuk pada payudara. Kondisi ini sering dialami oleh wanita usia produktif. FAM ditandai dengan munculnya benjolan kecil disalah satu atau kedua payudara.
Apa itu FAM (Fibroadenoma mammae)?
Fibroadenoma mammae atau FAM adalah jenis tumor jinak, benjolan ini berasal dari kelenjar susu atau jaringan ikat disekitarnya. Banyak yang berfikir bahwa benjolan pada payudara merupakan tanda kondisi serius, faktanya tidak semua benjolan termasuk
kedalam tumor ganas. Benjolan yang muncul akibat FAM biasa tumbuh lambat, mengecil, ataupun bisa menghilang dengan sendirinya. Umumnya FAM tidak menyebar pada organ lain, melainkan hanya berada pada jaringan di payudara. Benjolan ini biasa dapat diraba dengan jelas oleh penderita FAM.
Jenis-jenis FAM
– Simple Fibroadenoma
Simple fibroadenoma atau benjolan yang sederhana merupakan jenis yang paling umum terjadi. Terutama pada usia muda. Biasanya ukuran FAM juga barbeda beda pada setiap orang.
– Juvenile Fibroadenoma
Fibroadenoma jenis ini biasanya terjadi pada perempuan remaja dengan rentang usia 10-18 tahun. Tipe benjolan ini dapat membesar, namun umumnya akan mengecil dan hilang seiring dengan berjalannya waktu.
– Complex Fibroadenoma
Complex fibroadenoma biasanya membutuhkan tes diagnostik untuk memastikan penyebabnya. Jenis ini biasanya mudah membesar dan mengalami perubahan. Complex fibroadenoma sering terjadi pada wanita lanjut usia.
– Giant Fibroadenoma
Ukuran giant fibroadenoma bisa membesar lebih dari 5cm, pada tipe ini yang biasanya memerlukan tindakan operasi untuk menangani kondisi ini.
Penyebab FAM
Penyebab FAM belum diketahui secara pasti, namun terdapat dugaan bahwa kondisi ini berkaitan dengan aktivitas hormon estrogen. Hal ini dikarenakan FAM adalah kondisi yang sering dialami oleh wanita usia produktif.
FAM dapat terjadi pada siapa saja, namun ada beberapa kondisi yang menjadi faktor resiko terjadinya FAM, yaitu:
● Sedang hamil
● Berusia 15-35 tahun
● Mengkonsumsi pil KB sebelum usia 20 tahun
● Memiliki riwayat keluarga dengan benjolan pada payudara ataupun kanker payudara
● Menjalani terapi hormonal
● Menyusui.
Gejala FAM
FAM biasanya tidak menimbulkan gejala, sehingga sering tidak disadarai oleh penderitanya. Biasanya benjolan FAM baru disadari ketika pemeriksa melakukan pemeriksaan SADARI atau menjalani pemeriksaan USG.
Gejala umum dari FAM adalah:
● Ada terdapat benjolan yang terasa padat namun kenyal
● Berdiameter 1-5cm
● Tidak terasa nyeri
● Mudah digerakkan dan mobile
● Berbentuk bundar dengan permukaan yang rata.
Diagnosis FAM
Sebelum menegakkan diagnosis, dokter akan melakukan anamnesa terkait gejala pasien. Kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan fisik dengan melihat ukuran, bentuk, warna, dan tekstur payudara.
Untuk menegakkan diagnosa, dokter akan merekomendasikan pasien menjalani beberapa pemeriksaan penunjang, seperti:
● Tes pencitraan USG dan mammografi: tujuannya untuk mendeteksi keberadaan dan ukuran benjolan pada payudara secara lebih jelas.
● Biopsi: mengambil sampel benjolan di payudara menggunakan jarum halus untuk diuji di laboratorium, sehingga bisa diketahui ada tidaknya sel kanker.
Pengobatan FAM
FAM adalah suatu kondisi yang bisa mengecil atau bahkan menghilang dengan sendirinya. Pasien FAM membutuhkan tindakan operasi hanya jika ukuran benjolan semakin membesar.
Pencegahan FAM
Meskipun FAM adalah kondisi yang sering terjadi dan umumnya tidak membahayakan, namun perlu dilakukan pencegahan sejak dini, dengan cara:
● Rutin menerapkan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) untuk memeriksa tanda-tanda pertumbuhan di benjolan payudara.
● Menjalani gaya hidup sehat, seperti rutin berolahraga, menghindari rokok dan alkohol, dan mengkonsumsi makanan dengan gizi seimbang.
Selain menerapkan beberapa upaya diatas, langkah pencegahan yang tidak kalah penting adalah melakukan pemeriksaaan rutin di rumah sakit. RS. Mitra Medika premiere juga memiliki fasilitas pemeriksaan payudara yang lengkap, untuk informasi lebih lanjut bisa
langsung menghubungi RS. Mitra Medika Premiere.

