Donor darah adalah salah satu aktivitas yang banyak memberikan manfaat tidak hanya pada diri sendiri, namun juga kepada seluruh orang yang membutuhkan darah yang didonorkan akan sangat bermanfaat bagi orang yang mengalami kondisi seperti kecelakaan,
transplantasi organ, kanker, anemia, thalasemia, dll. Donor darah terbukti memberikan manfaat dan menyehatkan tubuh pendonor.
Manfaat donor darah bagi tubuh
Berikut adalah beberapa manfaat rutin donor darah bagi kesehatan yang harus kamu ketahui, diantaranya adalah:
Dapat mendeteksi penyakit serius
Pada pelaksanaannya, sebelum donor darah, kita wajib memeriksaan kondisi darah yang sekaligus mampu mendeteksi adanya penyakit serius seperti HIV, Sifilis, hepatitis B, Hepatitis C. Untuk itu, dengan melakukan pemeriksaan darah rutin, maka berbagai penyakit tersebut dapat dideteksi sedini mungkin.
Menurunkan resiko terkena penyakit jantung dan pembuluh darah
Donor darah secara teratur diketahui dapat menurunkan kekentalan darah, yang menjadi salah satu faktor dari penyakit jantung
Meningkatkan produksi eritrosit baru
Manfaat berikutnya adalah meningkatkan produksi eritrosit (sel darah emrah) baru. Sel darah merah baru dapat mengangkut oksigen dengan lebih efektif ke seluruh organ tubuh, sehingga tubuh akan menjadi lebih sehat.
Membantu menjaga kesehatan mental
Tidak hanya menjaga kesehatan tubh secara fisik, rutin melakukan donor darah juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan mental. Karena, pendonor akan merasa termotivasi untuk menjalani hidup yang lebih sehat sekaligus membantu orang lain, karena satu tetesan darah sangat berarti bagi orang yang membutuhkan.
Dengan mengetahui beberapa manfaat dari donor darah diatas, diharapkan mampu memberikan rasa percaya diri kepada seluruh pendonor darah untuk bisa melakukannya secara rutin. Sehingga dengan demikian, pasokan darah dapat terus terpenuhi, dan tubuh
menjadi sehat.
Hal yang perlu diperhatikan setelah melakukan donor darah:
● Membatasi aktivitas fisik yang berat, setidaknya selama 5 jam setelah donor darah.
● Lepaskan plaster penutup bekas luka jarum suntik minimal 4-5 jam setelah donor darah.
● Hindari konsumsi alkohol
● Hindari berdiri yang lama tertutama dibawah sinar matahari
● Mengkonsumsi makanan penambah darah yang mengandung zat besi, tembaga, asam folat, serta vitamin A, B2,C dan vitamin E.
Donor darah adalah kegiatan yang aman dilakukan dan jarang menimbulkan efek samping serius. Namun, terkadang pendonor bisa merasakan nyeri ringan atau memar di lokasi bekas suntikan atau juga merasakan keluhan pusing. Apabila merasakan keluhan yang tidak biasa setelah donor darah, jangan ragu untuk mengunjungi RS. Mitra Medika Premiere dan berkonsultasi dengan dokter agar
mendapatkan penanganan yang tepat.

