CARA DAN MANFAAT MEMBERSIHKAN LUKA – RS. MITRA MEDIKA PREMIERE

RS. Mitra Medika Premiere

Saat Anda terluka, Anda mungkin ingin segera membalutnya. Namun, hanya mengoleskan plester pada berbagai jenis luka saja tidak cukup untuk mengobatinya. Anda harus memahami cara merawat luka yang benar agar tidak terinfeksi atau menyebabkan kerusakan jaringan sehingga mencegah timbulnya bekas luka yang sulit dihilangkan.

Pengertian perawatan luka

Perawatan luka bersih adalah suatu tindakan untuk mempercepat proses penyembuhan luka bersih dan mencegah agar tidak terjadi infeksi pada luka.

Penyebab terjadinya infeksi pada luka

– Luka terbuka dan kotor
– Adanya benda asing atau jaringan yang sudah mati di dalam luka
– Daya tahan tubuh menurun
– Gizi buruk
– Mobilisasi terbatas atau kurang gerak

Cara merawat luka

Berikut ini adalah tindakan pertolongan pertama yang sebaiknya Anda lakukan dalam perawatan luka:
• Mencuci tangan
Sebelum mulai membersihkan luka, cuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Kalau mau lebih praktis, cukup oleskan hand sanitizer pada kedua tangan dan biarkan hingga kering. Jika tersedia, kenakan sarung tangan medis untuk meningkatkan sterilitas. Menjaga tangan tetap bersih dan tertutup dapat membantu menghindari infeksi luka.
• Tekan sisa bagian kulit yang berdarah
Jika luka mengeluarkan banyak darah, tekan perlahan bagian kulit yang terluka dengan handuk bersih atau kain kasa steril selama beberapa menit atau sampai pendarahan luar berhenti. Sementara itu, goresan kecil tidak perlu dipencet karena pendarahan yang terjadi biasanya tidak parah. Menekan lukanya akan mencegah Anda kehilangan terlalu banyak darah.
Prosedur terapeutik ini hanya berlaku untuk luka berdarah. Jika Anda mengalami luka bakar parah yang menyebabkan kerusakan jaringan parah, lewati langkah ini dan dapatkan bantuan medis secepat mungkin.
• Bersihkan luka dengan air
Bersihkan luka dengan air bersih mengalir selama 5-10 menit, pastikan tidak ada kotoran yang tertinggal pada luka. Bentuk perawatan luka ini menghilangkan mikroorganisme yang mungkin menyebabkan infeksi. Setelah itu, bersihkan luka dan sekitarnya dengan kain atau handuk bersih. Gosok perlahan hingga sebagian besar partikel halus dan kasar hilang.
• Oleskan petroleum jelly atau salep antibiotic
Jika perlu, tambahkan lapisan tipis petroleum jelly pada area luka. Petroleum jelly membantu menjaga area luka tetap basah, meminimalkan jaringan parut, dan menghilangkan rasa gatal. Krim atau salep antibiotik mungkin diperlukan pada luka yang dalam untuk mencegah infeksi dari kuman dan kotoran. Namun penggunaan obat ini dalam perawatan luka tidak boleh dianggap enteng. Sebelum memutuskan antibiotik, Anda harus berkonsultasi dengan dokter Anda.
Bacitracin, polisporin, dan neosporin adalah beberapa antibiotik yang paling banyak diresepkan untuk pengobatan luka. Ingatlah bahwa Anda tidak perlu mengonsumsi antibiotik ini untuk mengobati luka kecil. Jika timbul ruam atau kulit Anda terasa nyeri, segera hentikan penggunaannya.
• Tutupi dengan perban
Sebenarnya tidak semua luka perlu dibalut. Jika lukanya kecil dan tidak dalam, Anda bisa membersihkannya tanpa perlu membalutnya dengan perban. Namun, jika Anda harus menggunakan perban, pastikan untuk memilih jenis perban yang sesuai dengan situasi Anda.

Kapan perlu memeriksakan diri ke dokter?

Meskipun kamu dapat mengobati beberapa jenis luka terbuka di rumah, kamu harus menemui dokter jika:
Luka terbuka lebih dalam dari setegah inci
Pendarahan yang tak kunjung berhenti setelah beberapa hari, meski telah diberi tekanan langsung atau diperban
Perdarahan berlangsung lebih dari 20 menit
Perdarahan akibat dari kecelakaan serius, seperti kecelakaan mobil, tertusuk benda tajam secara dalam.
Selain itu, segeralah temui dokter jika segera melihat gejala infeksi pada luka. Contohnya seperti rasa nyeri yang semakin parah, kemerahan, keluar cairan seperti nanah, luka terasa hangat, atau bengkak. Dokter mungkin dapat menggunakan teknik berbeda untuk merawat luka terbuka. Namun, secara umum, dokter akan menutup luka menggunakan lem kulit atau jahitan.

Reviewed by Tim Medis RS. Mitra Medika Premiere