RS. Mitra Medika Premiere
Manfaat omega-3 untuk kesehatan tak boleh dilewatkan begitu saja. Omega-3 adalah jenis lemak esensial yang menawarkan beragam kebaikan, mulai dari membantu menjaga kesehatan mata hingga menurunkan risiko kanker.
Kandungan omega-3 sendiri bisa Anda peroleh dengan mudah melalui asupan sehari-hari seperti ikan laut (salmon, tuna, sarden, dan tongkol), kacang kedelai, telur, dan lain sebagainya.
Omega-3 merupakan asam lemak esensial atau asam lemak tak jenuh ganda yang mampu berguna dalam mengontrol tubuh sehingga terbebas dari rasa pusing, mual hingga kolesterol. Di sisi lain, Omega-3 juga sangat berguna bagi kesehatan otak yang dapat menjaga perkembangan fungsi dan saraf. Umumnya, makanan yang mengandung Omega-3 adalah ikan salmon, tuna, sarden dan tiram, yang pada setiap 100 gramnya terkandung kurang lebih sebanyak 1 gram asam lemak tak jenuh ganda.
Oleh karena itu, mari mengenal lebih dalam seputar manfaat omega-3 untuk kesehatan melalui ulasan di bawah ini.
Manfaat omega 3 untuk kesehatan tubuh
Omega-3 terbagi menjadi tiga jenis, yaitu ALA (Alpha-Linolenic Acid), DHA (Docosa-Hexaenoic Acid), dan EPA (Eicosa-Pentaenoic Acid). Ketiga jenis tersebut termasuk dalam kelompok asam lemak tak jenuh, sehingga tergolong sebagai lemak yang menyehatkan. Asam lemak ini tidak diproduksi oleh tubuh (zat gizi esensial), jadi Anda harus mendapatkannya dari asupan makanan.
Menjaga kesehatan mata
Retina mata memiliki komponen penting yang harus terpenuhi, yaitu DHA. Kekurangan DHA dapat menyebabkan risiko penyakit mata seperti glaukoma, retinopati diabetik, degenerasi makula, dan katarak semakin meningkat. Penelitian pada 2010 menemukan bahwa mengonsumsi ikan yang berkadar minyak tinggi setidaknya dua kali dalam seminggu dapat mengurangi risiko degenerasi makula (daerah di belakang retina) karena faktor usia. Meski demikian, bukti penelitian ini masih perlu dikaji lebih lanjut.
Manfaat omega-3 dalam hal ini mencukupi kebutuhan DHA yang diperlukan retina untuk membantu menurunkan risiko penyakit mata, terutama degenerasi makula karena penyakit ini menjadi penyebab utama kerusakan mata serta kebutaan pada lansia.
Dapat mengurangi resiko terkena penyakit kardiovaskular
Serangkaian penelitian menemukan, kaitan konsumsi ikan yang mengandung minyak ikan tinggi memang dapat mengurangi risiko penyakit kardiovaskular, serta mengurangi risiko stroke. Selain itu, konsumsi bahan makanan yang mengandung asam lemak Omega-3 secara rutin dapat membantu mengurangi kadar trigliserida dalam darah. Akan tetapi, tetap konsumsi Omega-3 dengan kadar yang sewajarnya.
Menjaga kesehatan otak
Seiring bertambahnya usia, kemampuan seseorang dalam berpikir dan mengolah memori akan menurun. Beruntungnya, salah satu manfaat omega-3 adalah memperlambat degenerasi otak yang mengakibatkan kepikunan dan membantu menurunkan risiko penyakit alzheimer.
Manfaat omega-3 yang satu ini akan lebih optimal apabila Anda mengonsumsi suplemen omega-3 saat gejala pikun maupun alzheimer masih tergolong ringan. Jangan lupa sertakan juga aktivitas yang dapat melatih otak, seperti meditasi
Mengurangi resiko kanker
Untuk pernyataan yang satu ini, belum ada bukti kuat yang menunjukkan bahwa Omega-3 dapat mengurangi risiko kanker. Sebuah penelitian justru menunjukkan hal sebaliknya. Konsumsi suplemen Omega-3 justru meningkatkan risiko kanker prostat mencapai 70 persen.
Meredakan peradangan seperti artritis
Banyak penelitian yang menyebutkan bahwa konsumsi minyak ikan secara teratur selama 3 bulan dapat mengurangi nyeri sendi pada penderita artritis. Selain itu, konsumsi minyak ikan juga ditengarai mampu berdampak terhadap sistem kekebalan tubuh penderita rheumatoid arthritis. Hanya saja, perlu adanya penelitian lebih lanjut terkait hal ini.
Meningkatkan kesehatan kulit
Asam lemak DHA merupakan komponen penunjang yang membentuk sebagian besar kulit di tubuh. Dengan mencukupi kebutuhan asam lemak omega-3, maka dapat membantu menjaga hidrasi kulit, melindungi kulit dari penuaan dini, dan mengurangi risiko munculnya jerawat.
Tak hanya itu, asam lemak omega-3 juga dapat melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar matahari. Namun, tetap dibutuhkan penggunaan tabir surya agar kulit terlindungi secara optimal
Memperbaiki gejala sindrom metabolik
Sindrom metabolik merupakan kondisi yang meliputi berbagai masalah kesehatan, seperti lemak perut, tekanan darah tinggi, kadar trigliserida tinggi, dan gula darah yang tinggi.
Beruntungnya, asam lemak omega-3 dapat mengatasi gangguan kesehatan tersebut. Dengan mengonsumsi omega-3, nutrisi ini bisa membantu menurunkan kadar gula darah tinggi, peradangan, dan faktor risiko penyakit jantung pada seseorang yang menderita sindrom metabolik.
Menunjang tumbuh kembang janin
Fungsi omega 3 rupanya tak hanya dirasakan oleh orang dewasa tetapi juga pada janin yang masih dalam kandungan. Pasalnya, DHA menyumbang 40% asam lemak tak jenuh ganda di otak dan 60% di retina janin.
Apabila ibu rutin mengonsumsi omega-3 selama masa kehamilan, maka beberapa manfaat yang dapat dirasakan oleh bayi adalah sebagai berikut:
• Penurunan risiko keterlambatan dalam tumbuh kembang
• Penurunan risiko autisme, ADHD, dan cerebral palsy
• Memiliki kecerdasan yang lebih tinggi
Omega-3 merupakan jenis lemak menyehatkan yang memang terkenal akan beragam manfaatnya. Namun, sebelum mengonsumsinya, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu untuk mengetahui berapa takaran omega-3 yang sesuai dengan kebutuhan Anda.
Jaga kesehatanmu dengan konsumsi ikan berlemak sebanyak dua kali seminggu untuk memastikan asupan omega-3 yang cukup. Namun selain itu, bisa juga mengonsumsi suplemen omega-3 secara rutin.

