RS. Mitra Medika Premiere
Malaria adalah sebuah penyakit menular yang menyebar melalui gigitan nyamuk yang terinfeksi oleh parasit Plasmodium. Penyakit ini menyebabkan penderita malaria akan mengeluhkan gejala menggigil dan demam. Jika tidak tepat dan cepat untuk ditangani dapat menimbulkan komplikasi berat yang dapat berujung pada kematian
Cara penularan malaria
Malaria disebabkan oleh infeksi Plasmodium yang terbawa nyamuk Anopheles betina. Malaria tidak dapat menular lewat kontak langsung dari satu orang ke orang lainnya, melainkan melalui gigitan nyamuk. Akan tetapi, penyakit ini juga dapat menyebar dengan cara berikut:
• Penularan dari ibu kepada bayi saat melahirkan (malaria kongenital).
• Transfusi darah.
• Penggunaan jarum suntik bersama.
Malaria disebabkan oleh infeksi parasit. Di mana terdapat lima jenis spesies parasit yang dapat menyebabkan malaria pada manusia, yaitu:
• Plasmodium vivax atau malaria tertiana, gejala yang ditimbulkan sedikit ringan dan muncul berselang setiap tiga hari. Jenis parasit ini dapat bertahan di dalam hati selama 3 tahun, sehingga sangat berpotensi untuk kambuh kembali.
• Plasmodium malariae atau malaria quartana, gejala yang timbul berselang setiap empat hari.
• Plasmodium ovale atau malaria ovale, gejala yang ditimbulkan sama dengan malaria quartana. Jenis parasit ini banyak ditemukan di Afrika dan Pasifik Barat.
• Plasmodium falciparum atau malaria tropika, gejala yang ditimbulkan berselang 48 jam sekali. Parasit ini dapat menyebabkan malaria serebral yang fatal, sehingga menduduki urutan pertama penyebab kematian terbanyak akibat malaria
Gejala klinis jika terkena malaria
Gejala malaria mulai muncul setidaknya dalam kurun waktu 10 hingga 15 hari setelah tergigit nyamukAnopheles ataupun terpapar. Berikut beberapa gejala malaria:
– Demam
– Menggigil
– Sakit kepala
– Berkeringat banyak
– Lemas
– Pegal linu
– Gejala anemia atau kurang darah
– Mual atau muntah
Pengobatan malaria
Untuk mengatasi malaria yang disebabkan oleh parasit plasmodium falciparu, obat-obatan yang diberikan adalah:
• Kombinasi amodiaquine dan artesunate
• Kombinasi dihydroartemisinin dan piperquine
• Kombinasi artesnate, pyrimethamine dan sulfadoxine
Sedangkan, untuk malaria yang disebabkan oleh jenis parasit Plasmodium vivax akan diobati dengan:
• Kombinasi amodiaquine dan artesunate
• Kombinasi piperaquine, dihydroartemisin, dan primaquine
Untuk penderita yang sedang hamil, resiko terjadi malaria tingkat parah akan meningkat. Baik ibu dan janin yang dikandung dapat mengalami komplikasi yang lebih serius. Dokter yang merawat akan melibatkan dokter kandungan/obgyn agar pengobatan sesuai kondisi.
Pencegahan Malaria
Pencegahan malaria penting untuk dilakukan mengingat penyakit ini dapat berakibat fatal bagi penderitanya. Menurut anjuran Kemenkes RI, beberapa upaya untuk mencegah malaria adalah sebagai berikut:
o Membersihkan lingkungan dengan air mengalir serta jangan lupa membersihkan peralatan rumah tangga secara rutin.
o Jika memiliki tempat penampungan air seperti kolam ikan, Anda disarankan untuk menebarkan ikan pemakan jentik nyamuk.
o Menutup penampungan air saat tidak digunakan.
o Menggunakan obat anti nyamuk dan kelambu saat tidur untuk menghindari gigitan nyamuk.
o Menghindari aktivitas di dekat perairan saat malam karena nyamuk malaria lebih aktif di malam hari.

