Mengonsumsi makanan kaya antioksidan merupakan salah satu cara sederhana dalam menjaga kesehatan tubuh. Perlu diketahui, fungsi antioksidan adalah melindungi sel-sel tubuh dari efek radikal bebas yang berpotensi menimbulkan beragam penyakit.
Pada dasarnya, radikal bebas adalah zat alami atau limbah yang dihasilkan oleh tubuh dari proses metabolisme. Namun, jika tubuh terlalu sering terpapar radikal bebas atau zat beracun, kondisi ini pun dapat membahayakan kesehatan.
Maka dari itu, disarankan bagi kita semua untuk meningkatkan konsumsi jenis makanan kaya antioksidan untuk menghalau radikal bebas dari tubuh.
Buah cherry
merupakan makanan tinggi antioksidan alami, khususnya antosianin yang sekaligus memberikan warna merah khas pada ceri.
Per 100 gram buah ceri segar memiliki skor ORAC 4.873.
Antioksidan dalam ceri juga bermanfaat untuk menangkal kanker dan penyakit jantung.
Strawberry
Stroberi adalah salah satu buah yang kaya akan vitamin C. Di mana vitamin C merupakan bentuk dari antioksidan yang bermanfaat untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh, menjaga kekenyalan kulit, serta mencegah anemia. Per 100 gram stroberi diketahui mengandung sekitar 80 mg vitamin C dengan aktivitas antioksidan yang tinggi.
Buah stroberi dapat dikonsumsi secara langsung setelah Anda mencucinya dengan bersih. Anda juga bisa mengolahnya menjadi salah buah atau jus segar tanpa gula. Apabila ingin menyimpan stroberi di lemari pendingin, taruhlah stroberi yang belum dicuci di mangkuk yang sudah dilapisi tisu agar tahan selama seminggu penuh
Cokelat hitam
Bagi Anda pecinta cokelat, cobalah untuk lebih sering makan cokelat hitam daripada coklat susu.
Pasalnya, kandungan mineral dan antioksidan dalam cokelat hitam jauh lebih banyak daripada cokelat lain pada umumnya.
Dalam 100 gram cokelat hitam mengandung sekitar 15 mol antioksidan dengan skor 20.816 ORAC. Jumlah antioksidan ini bahkan melebihi buah blueberry dengan porsi yang sama.
Salah satu kandungan antioksidan yang terdapat dalam cokelat hitam yakni flavonol yang bisa membantu menurunkan tekanan darah sekaligus mengurangi resiko diabetes.
Kubis Ungu
Kubis ungu diketahui mengandung antioksidan empat kali lipat lebih banyak dibandingkan kubis putih, bahkan bisa meningkat ketika direbus. Kubis ungu rebus mengandung antioksidan dengan skor ORAC mencapai 3.145, sedangkan per 100 gram kubis ungu mentah mengandung 2,2 mmol antioksidan dengan skor ORAC 2.496.
Kubis ungu diperkaya dengan antioksidan jenis antosianin yang bermanfaat untuk mengurangi peradangan dan menurunkan risiko penyakit jantung. Anda dapat menggunakan kubis ungu sebagai tambahan dalam salad sayur atau acar sayur.
Ubi Ungu
Makanan tinggi antioksidan selanjutnya adalah ubi ungu. Jenis ubi ini mengandung jenis antioksidan antosianin yang diyakini dapat membantu melawan infeksi serta mencegah penyumbatan pembuluh darah, gangguan metabolisme, diabetes, dan kanker. Antosianin juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata, otak, dan saraf. Selain itu, di dalam ubi ungu juga terdapat kandungan vitamin A, B, C, dan zat besi yang baik untuk tubuh.
Daun Kale
Daun kale tidak hanya mengandung multivitamin tetapi juga menjadi salah satu makanan kaya antioksidan dalam bentuk vitamin C dan asam alfa-linoleat. Keduanya berguna untuk melindungi tubuh dari radikal bebas yang disebabkan oleh kadar glukosa yang tinggi. Per 100 gram daun kale terdapat kandungan antioksidan sebanyak 2,7 mmol.
Bayam
Meski tidak setinggi jenis sayur yang mengandung antioksidan lainnya, tetapi dengan jumlah 1,4 mmol per 100 gram-nya, bayam bisa dikategorikan sebagai makanan tinggi antioksidan. Kandungan lutein dan zeaxanthin di dalamnya mampu membantu melindungi mata dari kerusakan yang disebabkan oleh paparan sinar matahari.
Brokoli
Makanan kaya antioksidan berikutnya adalah brokoli. Beberapa manfaat antioksidan dalam brokoli di antaranya menjaga kesehatan jantung, meningkatkan imun tubuh, dan memperlancar sistem pencernaan. Brokoli juga dapat membantu menyehatkan kulit, memperkuat tulang, serta meningkatkan kesehatan mata.
Agar Anda bisa mendapatkan manfaatnya secara optimal, hindari mengonsumsi brokoli dengan cara digoreng. Sebaiknya, gunakan brokoli rebus sebagai pendamping menu harian Anda.
Itulah beberapa contoh makanan kaya antioksidan yang baik untuk kesehatan tubuh. Apabila ingin mendapatkan makanan sehat yang sesuai takaran dan kondisi tubuh.

