BANYAKNYA MANFAAT ANTIOKSIDAN BAGI TUBUH – RS. MITRA MEDIKA PREMIERE

Antioksidan merupakan senyawa yang dapat mencegah atau menunda beberapa jenis kerusakan sel akibat proses oksidasi dengan cara menetralisir radikal bebas, menghambat oksidasi dan membuat molekul menjadi stabil sehingga kerusakan organ bisa di cegah dan tubuh terlindungi dari berbagai macam penyakit degeneratif dan kanker. Antioksidan bisa didapatkan dari produksi dalam tubuh itu sendiri (antioksidan endogen) seperti enzim yang tersusun dari protein dan berbagai mineral, dimana kualitas enzim yang diperoleh tubuh juga sangat tergantung dari kualitas makanan sumber protein yang kita konsumsi. Kemudian jenis antioksidan yang didapat dari luar (antioksidan eksogen) seperti vitamin dan fitokemikal yang dapat diperoleh dari konsumsi makanan mengandung antioksidan tinggi atau suplemen antioksidan.
Antioksidan adalah senyawa yang dapat menghambat terjadinya oksidasi dari senyawa lain. Tubuh secara alami menghasilkan radikal bebas dan antioksidan. Namun, pada kenyataannya radikal bebas yang dihasilkan jauh melebihi jumlah antioksidan alami.Radikal bebas dihasilkan secara alami saat berolahraga dan ketika tubuh mengubah makanan menjadi energi. Tubuh juga bisa terpapar radikal bebas dari lingkungan, seperti asap rokok, polusi udara, dan sinar matahari. Radikal bebas yang berlebihan dapat menyebabkan stres oksidatif. Stres oksidatif dianggap memainkan peran dalam berbagai penyakit, seperti kanker, penyakit jantung, diabetes, penyakit Alzheimer, dan penyakit Parkinson.
Berikut adalah beberapa manfaat antioksidan bagi tubuh:
Menghindari penyakit jantung
Antioksidan dalam teh hijau yang dikenal sebagai polifenol dapat membantu mencegah penyakit jantung. Polifenol berfungsi mencegah oksidasi lemak, sehingga dapat membatasi peradangan internal yang bisa meningkatkan risiko penyakit jantung dan diabetes. Selain itu, dalam sebuah penelitian oleh Women’s Health Study, vitamin E dari buah dan sayuran juga punya manfaat signifikan dalam menurunkan risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular.
Menjaga Kesehatan Mata
Konsumsi antioksidan sangat bermanfaat untuk keberlangsungan indra penglihatan. Sebuah penelitian menemukan bahwa kombinasi vitamin C, vitamin E, beta-karoten, dan seng memberikan fungsi perlindungan terhadap perkembangan degenerasi makula pada lansia. Lutein (karotenoid alami dalam sayuran hijau seperti bayam dan kangkung) juga dapat melindungi penglihatan. Ketika dikonsumsi, lutein membentuk vitamin A dalam tubuh. Vitamin A mengatur pigmen yang diproduksi retina. Hal ini membantu melindungi mata dari kerusakan akibat sinar matahari, sembari mempertahankan fungsi penglihatan.
Mencegah Gangguan Neurologis
Antioksidan diketahui memiliki hubungan erat dengan gangguan mood, seperti kecemasan, depresi, serta penyakit neurologis kompleks. Hal ini dikarenakan, antioksidan bekerja untuk memerangi peradangan saraf yang disebabkan oleh kerusakan radikal bebas. Tak hanya itu, antioksidan juga dapat memperbaiki gejala yang terkait dengan kecemasan dan depresi.
Meningkatkan imunitas tubuh
Oksigen dengan kandungan energi yang tinggi dapat membahayakan sistem kekebalan tubuh, karena kemampuannya untuk mempercepat produksi radikal bebas.
Telah terbukti bahwa antioksidan seperti astaksantin dan spirulina bermanfaat untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh, serta melindungi DNA sel dari mutasi.
Menjaga Kesehatan Hati
Hati adalah salah satu organ yang sangat penting bagi tubuh. Fungsinya mulai dari untuk mendetoksifikasi racun hingga memelihara keseimbangan metabolisme. Stres oksidatif dapat menyebabkan kerusakan sel hati. Kebiasaan buruk seperti minum alkohol, merokok, dan minum obat-obatan tertentu jangka panjang juga bisa mempercepat kerusakan sel hati. Senyawa kurkumin (temulawak), kuersetin (apel dan bawang), dan naringenin (jeruk) telah dipelajari secara klinis dapat melindungi hati dari kerusakan
Menghalau Terjadinya Penuaan Dini
Berbagai penelitian menyimpulkan bahwa salah satu penyebab penuaan dini adalah adanya oksidan yang merusak molekul dalam tubuh manusia. Penelitian pada hewan menunjukkan bahwa suplementasi antioksidan dapat menurunkan terjadinya perubahan yang terjadi pada penuaan.
Itulah berbagai fungsi dan manfaat antioksidan bagi tubuh. Jadi, mulailah untuk mengonsumsi makanan kaya antioksidan setiap harinya. Sayuran dan buah-buahan dapat menjadi sumber antioksidan terbaik. Jenis makanan ini banyak mengandung vitamin C dan E, selenium, beta-karoten, likopen, lutein, dan zeaksantin.
Namun, perlu kamu tahu bahwa tidak ada satu obat pun yang dapat menjadi peluru ajaib dalam menjaga kesehatan. Untuk menjaga kesehatan tubuh, kamu tetap perlu melakukan perubahan pola hidup dengan konsumsi makanan bergizi seimbang dan rajin berolahraga. Jangan lupa untuk memeriksakan diri jika kamu memiliki keluhan terkait kesehatan sehingga bisa tertangani dengan baik.

Oleh Tim Medis RS. Mitra Medika Premiere