7 KEBIASAAN MAKAN YANG MENYEBABKAN DIABETES

Diabetes disebabkan oleh banyak faktor, salah satunya adalah dari makanan. Jika anda punya kebiasaan makan ini, yuk segera ditinggalkan. Faktor pemicu diabetes ada beragam. Bisa karena faktor genetik, pola hidup yang tidak teratur, atau pola makan yang tidak sehat. Ada beberapa kebiasaan makan yang bisa menyebabkan penyakit diabetes.
Jenis makanan yang kerap ditunjuk sebagai penyebab diabetes adalah yang manis-manis. Tidak salah memang, tapi ada juga jenis makanan lain yang juga bisa sebabkan diabetes jika konsumsinya tak terkendali.

Mengkonsumsi makanan yang tidak seimbang
Makan terlalu banyak karbohidrat, kurangnya asupan nutrisi lain, seperti sayuran dan protein tanpa lemak, dapat menyebabkan kadar gula darah meningkat. Makan dengan porsi seimbang dapat membantu anda kenyang lebih lama, dan dapat memberikan gizi yang seimbang untuk tubuh. Memasukkan protein kedalam menu makan seperti dada ayam tanpa kulit dengan karbohidrat kompleks dapat memperlambat pencernaan, dan membantu anda merasa kenyang lebih lama sambil memiliki dampak minimal pada kadar glukosa darah setelah makan.

Setengah piring terisi daging
Terlalu banyak mengkonsumsi protein dapat mempengaruhi kadar glukosa gula darah, terutama protein yang dikonsumsi adalah daging merah. Beberapa penelitian menunjukkan mengkonsumsi daging merah dikaitkan dengan resiko diabetes.
Perbanyak konsumsi protein hewani seperti kacang-kacangan, tahu, tempe. Dan jika tidak bisa lepas dari protein hewani, pilihlah yang memiliki kadar lemak yang rendah seperti telur, ikan, ataupun daging ayam.

Makan tengah malam
Makan larut malam biasnya dapat menyebabkan kadar glukosa darah meningkat lebih dari biasanya. Hindari makan malam terlalu larut dengan porsi yang terlalu besar. Pada dasarnya, apapun yang berkontribusi terhadap kenaikan berat badan akan meningkatkan
resiko diabetes.

Terlalu sedikit makan serat
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi serat dapat menurunkan resistensi insulin, yang merupakan penyebab dari diabetes.
Perbanyak asupan serat juga bermanfaat untuk:
– Membuat kenyang lebih lama
– Mengendalikan porsi makan
– Menjaga gula darah stabil

Terlalu banyak mengkonsumsi lemak jenuh.
Penelitian menunjukkan bahwa asupan lemak yang berlebihan (>30% dari total kalori) dapat memperburuk resistensi insulin. Jauhi makanan yang cenderung mengandung lemak jenuh dalam jumlah tinggi, seperti makanan cepat saji.
Selain dapat meningkatkan kadar kolesterol lemak jenuh atau saturated fat juga dapat meningkatkan resiko diabetes. Lemak jenis ini banyak terdapat dalam susu tinggi lemak, keju olahan, mentega, dan daging berlemak.

Sering mengkonsumsi makanan berbahan dasar tepung terigu
Karbohidrat olahan (highly processed carbohydrates), seperti roti tawar, pretzel, pasta, atau biskuit yang sumbernya adalah tepung terigu telah dikaitkan dalam beberapa penelitian dapat meningkatkan resistensi insulin.

Minuman ringan yang mengandung gula dan kalori yang tinggi
Banyak orang yang tidak menyadari beberapa banyak gula yang dapat dikonsumsi dalam bentuk cair dan seberapa cepat itu dapat meningkatkan gula darah anda. Dalam satu kaleng minuman ringan, terdapat kurang lebih 30 gram gula atau setara dengan sembilan sendok teh gula. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh American Diabetes Association menunjukkan bahwa resiko diabetes mellitus meningkat sebanyak 26 persen pada mereka yang mengkonsumsi 1-2 minuman ringan per harinya.

Ituah 7 kebiasaan makan yang bisa menyebabkan diabetes. Meski demikian, bukan berarti harus dihentikan total. Anda hanya harus membatasi konsumsinya sesuai dengan porsi yang dianjurkan. Terapkan juga gaya hidup sehat dan berolahraga secara rutin sehingga
resiko diabetes bisa diminimalkan sekecil mungkin.

RSU Mitra Medika Premiere memiliki Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Endokrin Metabolik Diabetes, jika ingin berkonsultasi anda bisa menghubungi welcome centre kami di 0811-328-135 (24 jam).

Oleh Tim Medis RS. Mitra Medika Premiere