Apa itu Myalgia?
Nyeri otot atau myalgia adalah masalah yang umum dan dapat terjadi pada setiap orang. Myalgia dapat terjadi pada bagian tubuh manapun, mulai dari otot leher, otot punggung, atau otot kaki, namun tak menutup kemungkinan juga terjadi di seluruh bagian tubuh secara bersamaan.
Gejalanya pun dapat berbeda-beda tergantung pada penyebabnya. Beberapa orang mungkin hanya merasa nyeri ringan pada bagian otot tertentu, namun sebagian orang lainnya bisa saja merasakan nyeri hebat di seluruh tubuh. Umumnya, kondisi ini bisa hilang dengan sendirinya.
Lantas apa yang sebenarnya menyebabkan timbulnya myalgia atau nyeri otot ini? Mari simak penjelasan selengkapnya di bawah ini.
Penyebab Myalgia
Nyerii otot atau myalgia sering kali disebabkan oleh penggunaan otot secara berlebihan. Namun, tidak hanya itu, myalgia juga bisa dipicu oleh beberapa faktor lain, mulai dari cedera, infeksi, atau bahkan stres.
– Cedera
Cedera adalah salah satu penyebab utama nyeri pada otot, selain nyeri otot, cedera juga dapat menyebabkan bengkak, memar, melemahnya otot, dan kram otot. Cedera otot biasanya disebabkan oleh gerakan tubuh yang berulang, postur tubuh yang buruk, salah gerakan, atau tidak melakukan pemanasan atau pendinginan saat berolahraga.
– Infeksi
Myalgia juga bisa disebabkan karena adanya infeksi seperti infeksi TB, jika memang disebabkan karena infeksi maka perlu mendapatkan pengobatan sesegera mungkin
– Stress
Salah satu penyebab myalgia adalah stres, masalah mental ini dapat menyebabkan penurunan sistem kekebalan tubuh sehingga tubuh kesulitan melawan infeksi yang dapat menyebabkan peradangan dan nyeri pada otot.
– Penyakit tertentu
Selain tiga penyebab diatas, myalgia juga seiring disebabkan karena adanya penyakit tertentu. Adapun sejumlah penyakit yang bisa memicu terjadinya myalgia adalah sebagai berikut:
● Dystonia
● Penyakit autoimun seperti rheumatoid arthritis
● Penyakit tiroid
● Sumbatan pada aliran darah
● Sindorom kompartemen
● Kerusakan otot (rhabdomyolisis)
Gejala Myalgia
Nyeri otot yang terasa dalam biasanya merupakan akibat dari myalgia kronis, hal ini terasa seperti otot yang tertarik, karakteristiknya seperti kelelahan. Dalam banyak kasus, rasa nyeri dapat jauh melampaui rasa sakit dari sekedar otot yang ditarik. Kebanyakan pasien menggambarkannya sebagai nyeri yang dalam dan terasa menyakitkan saat istirahat atau dengan gerakan.
Pengobatan Myalgia
Pengobatan nyeri akut yang ringan dapat dilakukan dengan pengobatan rumahan.
Beberapa langkah sederhana berikut dapat meredakan gejala sebagai berikut:
● Mengistirahatkan bagian tubuh yang terasa sakit
● Minum obat penghilang rasa nyeri sesuai instruksi dokter
● Kompres otot yang terasa sakit dengan air es dalam 24-72 jam pertama daar cedera untuk menguurangi rasa sakit.
● Melakukan latihan peregangan lembut di bagian otot yang terasa nyeri
● Jangan mengangkat beban berat atau aktivitas fisik yang berat yang melibatkn kerja otot sampai rasa sakit hilang ataupun sembuh.
Pengobatan myalgia kronis, terapi fisik menjadi pilihan pengobatan untuk nyeri kronis karena dapt meningkatan kekuatan tubuh dan fleksibilitas pada otot yang sakit. Seorang terapis dapat membantu anda mengelola stres dan mengatasi keluhan yang mungkin dapat disebebakan oleh cedera.
Prinsip ergonomis dapat diterapkan di tempat kerja dan di lingkungan anda untuk meminimalkan resiko cedera. Selain terapi fisik, obat pereda nyeri dari dokter dapat mengelola rasa sakit. Penting untuk mengikuti petunjuk penggunaan sesuai saran dokter sebelum mengkonsumsi obat-obatan. Jika rasa sakit dirasakan lebih dari 3 hari atau rasa sakitnya bertambah berat, atau timbul tanda-tanda infeksi, sebaiknya hubungi dokter untuk tatalaksana lebih lanjut.
Pencegahan Myalgia
Nyeri otot akibat melakukan aktivitas berlebihan dapat anda cegah dengan melakukan langkah-langkah sebagai berikut:
● Melakukan olah raga secara teratur untuk mengurangi kekakuan otot dan menjaga kesehatan otot.
● Melakukan pemanasan dan pendinginan saat berolahraga
● Minum air putih yang cukup terutama saat melakukan aktivitas yang menguras tenaga.
Perawatan dirumah dapat anda lakukan untuk mengelola nyeri otot ringan dengan cara sederhana, seperti istirahat dan penggunaan obat penghilang rasa sakit. Namun, saat nyeri otot yang telah menjadi kronis, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter. Mereka akan melakukan pemeriksaan dan tes tambahan untuk menentukan perawatan dan tes tambahan untuk menentukan perawatan yang tepat sesuai dengan kondisi anda.

