ANDA MENGALAMI STROKE? SeGeRa Ke RS ya!

Sebanyak 4 dari 5 orang di Indonesia tidak megetahui gejala penyakit stroke. Padahal, penyakit ini merupakan salah satu masalah kesehatan yang besar di Indonesia. Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Kementrian Kesehatan tahun 2018 menunjukkan sebanyak 713.783 orang terkena stroke. Stroke menduduki peringkat pertama penyebab disabilitas, diatas penyakit jantung, diabetes
melitus (DM), Penyakit sendi, dan cedera.
Stroke adalah penyakit gawat darurat neurologi, merupakan penyakit akibat gangguan aliran darah baik karena penyumbatan ataupun karena pecahnya pembuluh darah, sehingga menyebabkan devisit neurologis, tetapi timbulnya secara mendadak dan berlangsung biasanya selama 24 jam. Jadi penyakit stroke ini terjadi akibat pecahnya pembuluh darah di otak. Faktor resiko dari penyakit stroke dibagi menjadi 2, yaitu ada yang dapat di modifikasi dan yang tidak dapat di modifikasi. Resiko stroke
yang tidak dapat di modifikasi seperti usia, jenis kelamin, ras, sedangkan yang dapat dimodifikasi adalah tekanan darah tinggi, penyakit jantung, diabetes melitus, asam urat, merokok, dll.

Penanganan stroke yang cepat diawali dengan pengetahuan tentang deteksi gejala stroke. Untuk memudahkan hal tersebut, terdapat sebuah singkatan SeGeRa Ke RS. Yang penjelasannya adalah sebagai berikut :

● Se-nyum tidak simetris (mencong ke satu sisi), tersedak, sulit menelan air minum secara
tiba-tiba.
● Ge-rak separuh anggota tubuh melemah tiba-tiba
● Bica-Ra pelo, tiba-tiba tidak dapat berbicara atau tidak mengerti kata-kata, atau bicara tidak
nyambung
● Ke-bas, atau baal, atau kesemutan separuh tubuh
● R-abun, pandangan satu mata kabur secara tiba tiba
● S-akit kepala hebat yang muncul tiba-tiba dan tidak pernah dirasakan sebelumnya.
Gangguan fungsi keseimbangan, seperti terasa berputar. Gerakan sulit dikoordinasi (tremor,
gemetar, atau sempoyongan)
● Gejala tambahan lain seperti penurunan kesadaran atau pingsan.

Oleh Tim Medis RS. Mitra Medika Premiere