APAKAH TELUR BISA MENYEBABKAN BISUL?

Apakah telur bisa menyebabkan bisul? Cek faktanya yuk!

Telur adalah salah satu sumber protein hewani yang baik dikonsumsi untuk membantu memenuhi kebutuhan protein tubuh. Bahkan terdapat sejumlah kandungan telur yang mampu menunjang kesehatan tubuh secara menyeluruh, seperti vitamin A, vitamin B, vitamin D, dan vitamin E, selain itu juga terdapat asam folat, sam lemak omega-3, fosfor, selenium, dan masih banyak lagi.
Namun bagi sebagian individu enggan untuk mengkonsumsi telur karena dianggap dapat menyebabkan munculnya bisul pada kulit. Lantas apakah benar kalau telur bisa menyebabkan bisul?

Apakah telur dapat menyebabkan bisul?

Furunkel atau bisul adalah suatu peradangan pada folikel rambut yang dapat menimbulkan gejala berupa munculnya benjolan merah yang terasa nyeri dan juga berisi nanah. Pertanyaan mengenai apakah benar telur bisa menyebabkan bisul? Ini hanya suatu mitos saja. Hingga saat ini, belum ada penelitian yang membuktikan konsumsi telur dapat menyebabkan munculnya bisul.
Penyebab utama bisul adalah staphylacoccus aureus yang merupakan jenis bakteri, pada dasarnya bakteri tersebut sering ditemukan pada permukaan kulit dan lapisan dalam hdung, namun tidak menimbulkan masalah apapun.

Beberapa faktor yang dapat meningkatkan resiko munculnya bisul adalah

● Terpapar bahan kimia beracun yang dapat mengiritasi kulit
● Kurangnya asupan dan nutrisi tubuh
● Terdapat luka terbuka yang mengalami infeksi
● Penderita diabetes
● Sedang menjakani kemoterapi
● Menderita masalah kulit lain, seperti skabies, atau eksim
● Gangguan autoimun
● Sering menggunakan pakaian yang ketat

Hubungan antara alergi telur dengan resiko munculnya bisul

Konsumsi telur bukan merupakan penyebab utama terjadinya bisul. Namun sebagian orang bisa saja memiliki alergi telur, terutama pada anak-anak. Alergi telur sendiri merupakan suatu kondisi dimana sistem imun menganggap protein yang terkandung dalam putih telur sebagai zat asing. Akibatnya sistem imun tubuh melepaskan histamin sebagai bentuk perlindungan tubuh dari zat asing atau berbahaya tersebut sehingga memicu munculnya gejala-gejala seperti reaksi alergi, ruam kemerahan, hingga gatal-gatal pada kulit.
Saat muncul alergi tersebut, penderita mungkin akan sering menggaruk kulitnya. Jika digaruk secara berlebihan, hal tersebut dapat menimbulkan luka pada kulit yang menjadi pintu masuk bagi bakteri dan memicu terjadinya infeksi. Hal inilah yang dapat menyebabkan terjadinya bisul.
Dapat disimpulkan bahwa mengkonsumsi telur bukanlah penyebab munculnya bisul sehingga aman untuk dikonsumsi oleh orang sehat atau orang yang tidak memiliki riwayat alergi telur. Namun, jika seseorang memiliki riwayat alergi telur, disarankan untuk membatasi konsumsi telur guna menghindari resiko munculnya reaksi alergi.
Apabila setelah mengkonsumsi telur kamu mengalami bisul dan gejala alergi makanan lainnya, seperti kulit gatal, bengkak, dan bentol-bentol, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter di RS. Mitra Medika Premiere untuk mendapatkan penanganan

Oleh Tim Medis RS. Mitra Medika Premiere